Sekitar 3 minggu kemudian, aku mulai bikin website yang kedua. Hmmm kali ini lumayan, untuk keyword yang aku target kali ini, SERP nya sekitar 1,2 jutaan, bu guru kan bilangnya kalo bisa cari yang dibawah 2 juta (mulai pede nih ceritanya ). Tapi ternyata… Ada 1 yang ketinggalan: RISET PASAR. Ouchh, lagi-lagi kesandung, tapi gak papa… Kalau jatuh ya bangun lagi, gitu aja kok repot Hajar bleh!!!
Untuk sekedar selingan, aku belajar bikin blog pake wordpress: deeonyssa.com Untuk blog ini gak ada niche2an, niat awalnya cuma sekedar penasaran pengen belajar bikin blog wordpress aja, dan awalnya aku juga gak yakin, nantinya mau diisi apa ya, soalnya aku pun masih ragu-ragu sama kemampuan menulisku yang masih carut marut acakadul gak karuan Tapi kemudian aku terinspirasi sama rangkuman life conference “Belajar Menulis” nya Mas Jonru yang di-share di forum Asian Brain. Katanya yang penting nulis aja dulu, gak usah terlalu banyak dipikir, pokoknya menulis menulis dan menulis
Habis cerita tentang surat PIN dari google adsense yang lagi on the way kemarin, jadi pengen cerita pengalamanku selama hampir 6 bulan nyemplung di internet marketing Yah, sekarang ini mungkin masih banyak cerita jatuh & gagalnya sih, but it’s ok, suatu saat nanti kalo aku sudah berhasil menggapai impian, dan aku flashback, terus baca tulisan ini lagi, pasti ini akan jadi salah satu kenangan manis dalam catatan perjalanan hidupku kelak (cieeeee cuit cuit… ). Jatuh dan gagal itu gak masalah, namanya juga masih belajar. Kalau jatuh ya bangun lagi, kalau gagal ya coba lagi. Gitu aja kok repot
“Success is not measured by how high we go up in life, but by how many times we bounce back when we fall down”
Pertama kali kenal internet marketing dari Asian Brain, dan dari situ pulalah aku kenalan sama google Adsense. Salah satu sumber uang dari internet yang sampe sekarang sukses bikin aku penasaran buat menaklukkannya
Namanya orang bekerja, apalagi bekerja di perusahaan orang lain, pasti ada saja masalahnya. Mulai dari masalah sepele sampai masalah yang serius seperti tidak cocok dengan job desk, tidak cocok dengan atasan, gaji, dan seabrek masalah lain yang mungkin muncul di lingkungan pekerjaan.
Kalau sudah begitu, apa yang harus kita lakukan? Kembali ‘menebar’ CV dan segera mencari perusahaan lain yang (mudah-mudahan) lebih baik? Apakah pindah perusahaan merupakan solusi terbaik untuk memecahkan masalah itu? Kalau menurut saya sih, ya tergantung. Ada berbagai faktor yang harus dipertimbangkan.
Tapi yang perlu diingat, tidak ada perusahaan yang sempurna. Mungkin di perusahaan A kita mendapat gaji yang biasa-biasa saja, tapi kita bisa bekerja dengan nyaman, waktu yang fleksibel, dan tidak banyak tekanan. Sedangkan di perusahaan B mungkin gajinya 2x lipat dari gaji di perusahaan A, tapi pekerjaannya 10x lebih berat. Nah lho pilih yang mana??? Pointnya disini adalah, mungkin dengan pindah ke perusahaan baru, masalah yang ada di perusahaan lama bisa teratasi, tapi pasti akan ada masalah lain lagi yang akan muncul di tempat yang baru. Tapi ya masa sih tiap ada masalah kita harus pindah? Cape deeehhhh…
Arrgggghhhh… Ternyata memang iya ya, setelah 2 bulan dijalankan, internet marketing itu memang tidak semudah dan seindah yang dibayangkan lho! Dulu, waktu baru pertama kali baca tentang internet marketing dari modul 1 yang aku download gratis dari Asian Brain IMC, yang aku bayangkan: wah, asik juga nih bisnisnya, tinggal buka website aja, trus pasang-pasangin aja iklan produk orang lain, trus jadi deh, trus nanti dapet komisi $$$ kalo ada orang yang beli lewat web kita… Ooohh alangkah indahnya dunia… hehehe… *LOL*
Tapppiiiiii… ternyata, tidak semudah itu kawan. Tetap saja, kalo mau jadi orang kaya itu ya harus berjuang. Gak ada bisnis yang sekejap mata trus jadi duit. Semua itu perlu proses. Proses yang harus kita nikmati, karena sukses adalah sebuah proses
Alhamdulillah, untung aku ikut Asian Brain. Di Asian Brain, dari awal kita belajar, bu guru selalu gembar-gembor mengingatkan murid2nya kalau ini bukan bisnis cepat kaya, semua perlu proses, perlu mental yang kuat, dll dll. Jadi kita tidak terlalu kaget ketika ternyata semua yang beliau katakan itu menjadi nyata :p
2 bulan lebih aku tekuni bisnis ini, walaupun masih tubruk sana tubruk sini, benjol dimana-mana, trial and error, tapi aku bisa menikmati semua. Aku jalani saja apa adanya. I give my best shot, do whatever it takes, and it’s just that simple. Learning by doing aja deh. Semua masalah yang aku temui, aku anggap sebagai batu loncatan untuk menjadi lebih baik. Kesalahan yang aku lakukan disana-sini, dijadikan pelajaran. Pokoknya HAJAR BLEH!!! Yang penting harus tetap fokus dan yakin, suatu saat nanti, aku pasti bisa seperti mereka-mereka yang sudah lebih dulu sukses di internet marketing
Haaa… pasti semuanya langsung pada melek kan kalo udah ngomongin seputar duit dan penghasilan :-p
Pengen tau, berapa $$$ yang bisa kita dapatkan melalui internet? Kita intip sama-sama aja yuk di sini ;-). Mari kita sama-sama melihat kisah sukses dan testimonial mereka yang sudah sukses menjadi netpreneur. Nah, sekarang kita sudah lihat kan, bukti sudah ada dan jelas. Kalau mereka bisa, kenapa kita tidak? Bagi saya, ini bukanlah persoalan bisa atau tidak bisa, tetapi mau atau tidak mau. Setuju teman-teman? Continue reading »
“Kesalahan karena bertindak bisa diobati dengan meminta maaf, atau dengan berjalannya waktu. Tetapi kesalahan karena tidak bertindak itu tidak akan ada obatnya”
Tadi pagi aku jemput mama ke bandara soekarno-hatta. Dari bandara, kita langsung menuju ke arah halim perdanakusuma, tempat acaranya mama. Waktu mau bayar di gerbang tol cengkareng, aku disapa dengan ramaaaaahhhh sekali sama penjaga tolnya, “Selamat pagi, gimana kabarnya? Baik? Sehat kan? Terima kasih…:-)”
Wowww… seumur-umur aku lewat tol, baru kali ini aku ketemu sama penjaga yang ramah banget, dan tampak benar2 menikmati dan melakukan pekerjaannya itu dengan sepenuh hati. Bayangkan, sudah berapa ratus (atau bahkan ribu?) mobil yang dia layani, dan berapa ribu orang yang dia sapa seperti itu? Tapi tidak terlihat sedikit pun gurat bosan di wajahnya. Terlihat sekali bahwa dia benar2 ikhlas menyapa para pelanggannya dengan hati, karena persis itulah yang saya rasakan ketika itu. Bukan sapaan yang dibuat-buat atau sekedar basa-basi, dia menyapa saya seakan-akan kita ini sahabat lama. Sepertinya dia menganggap semua pengguna jalan itu adalah sahabatnya!
Cuma mau mengutip sedikit “wejangan” dari acara Business Art with Mario Teguh on O Channel (sedikit bukan karena pelit ya, tapi karena kemarin nontonnya juga telat, jadi cuma dapet sepotong :-D)
“Tuhan tidak akan memberi kita kekuatan untuk bermimpi besar, kalau Dia tahu kita tidak akan bisa menggapainya”
Jadi, jangan takut untuk memiliki impian besar, karena impian adalah doa dan sebuah anugerah dari Tuhan. Yakin bahwa kita dapat mewujudkannya, asalkan kita mau bekerja keras, berjuang dan berdoa
About Me
I'm just an ordinary girl who wants to have an eXtra-ordinary life
Please feel free to contact me at
Yahoo!ID : nyssafadila
GTalk : deeonyssa