Namanya orang bekerja, apalagi bekerja di perusahaan orang lain, pasti ada saja masalahnya. Mulai dari masalah sepele sampai masalah yang serius seperti tidak cocok dengan job desk, tidak cocok dengan atasan, gaji, dan seabrek masalah lain yang mungkin muncul di lingkungan pekerjaan.
Kalau sudah begitu, apa yang harus kita lakukan? Kembali ‘menebar’ CV dan segera mencari perusahaan lain yang (mudah-mudahan) lebih baik?
Apakah pindah perusahaan merupakan solusi terbaik untuk memecahkan masalah itu? Kalau menurut saya sih, ya tergantung. Ada berbagai faktor yang harus dipertimbangkan.
Tapi yang perlu diingat, tidak ada perusahaan yang sempurna. Mungkin di perusahaan A kita mendapat gaji yang biasa-biasa saja, tapi kita bisa bekerja dengan nyaman, waktu yang fleksibel, dan tidak banyak tekanan. Sedangkan di perusahaan B mungkin gajinya 2x lipat dari gaji di perusahaan A, tapi pekerjaannya 10x lebih berat. Nah lho pilih yang mana???
Pointnya disini adalah, mungkin dengan pindah ke perusahaan baru, masalah yang ada di perusahaan lama bisa teratasi, tapi pasti akan ada masalah lain lagi yang akan muncul di tempat yang baru. Tapi ya masa sih tiap ada masalah kita harus pindah? Cape deeehhhh…
Menurut saya, yang penting kita harus tau dulu pekerjaan seperti apa yang kita inginkan. What’s your dream job? Orang yang tidak berjiwa pekerja kantoran, mau kerja di perusahaan sebesar apapun juga pasti dia gak akan merasa betah kecuali sengaja dia betah-betahin karena terpaksa
Ini pendapat pribadiku ya, kayaknya sebagian besar orang di Indonesia masih menganggap bahwa kerja kantoran itu adalah pekerjaan yang paling keren. Sekolah dari TK, SD, SMP, SMA, trus kuliah, dengan harapan setelah lulus nanti bisa mendapat pekerjaan di perusahaan besar dengan gaji yang besar pula. Sounds good, tapi apakah kenyataannya semua bisa seperti itu? Ironis sekali karena pada kenyataannya pertumbuhan lapangan kerja di Indonesia tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah pencari kerja.
Sebagian besar dari kita berpendapat bahwa dengan bekerja di sebuah perusahaan, hidup kita aman, karena kita punya penghasilan pasti setiap bulan. Tapi apakah itu cukup? Yakinkah kita bahwa perusahaan tempat kita bekerja akan menjamin hidup kita selamanya? Gimana kalau tiba-tiba perusahaan kita itu tiba-tiba gulung tikar? Gimana kalau ke depannya nanti harga barang-barang semakin tinggi, sedangkan kenaikan gaji dari perusahaan tidak seberapa dibandingkan dengan kebutuhan hidup yang semakin meningkat?
Sadarkah teman-teman kalau sekarang ini sebagian besar dari kita menjadi mesin uang untuk orang lain? Tidakkah pernah terlintas di dalam benak kita untuk punya mesin uang sendiri? Menjadi pemilik ATM alih-alih menjadi mesin ATM seperti sekarang
Sekarang saya memang masih menjadi salah satu mesin ATM juga di perusahaan orang, but I’m working on it. Sambil kerja jadi mesin ATM untuk orang lain, sambil bikin mesin ATM sendiri juga. Mudah-mudahan bisa segera jadi mesin ATM nya, amiiinnnn
Terus gimana caranya kalau kita mau jadi pemilik mesin ATM itu? Ya bikin usaha sendiri! Kemudian muncullah berjuta alasan: “aku gak tau harus usaha apa”, “gak punya modal”, “gak bisa bisnis”, “gak punya keahlian”, dah masih segudang alasan lainnya, yang menurut saya itu sama sekali nggak penting, karena yang kita perlukan hanyalah 1 alasan “Mengapa saya harus melakukannya?”. Alasan itulah nanti yang akan membuka jalan kepada kita. Klise, tapi ya memang seperti itulah adanya.
Saya yakin semua orang ingin kaya, tapi kenapa masih ada saja yang tidak kaya? Apa yang membedakan orang yang sukses dan tidak sukses? ACTION untuk berubah menjadi lebih baik. Perubahan memang tidak menjamin hidup kita akan menjadi lebih baik, tapi kalau kita tidak berubah, dijamin hidup kita tidak akan menjadi lebih baik
Sekarang tinggal pilih: mau jadi tetap jadi mesin ATM selamanya atau mau berubah jadi pemilik ATM?




betul nis,hehehe
btw, thanks for backlinking me
aku juga mikir-mikir kalo mau pindah kamar buat naro kompie, ntar malah dijitak adikku (ga nyambung blass yak
)
nice article sis
Saya sih sudah ketok palu, tanggal 15 Juli ini boyongan ke tempat baru
[…] Semakin jauh ku melangkah … semakin mendekati gedung tempatku bekerja … Aku lihat kok orang yang lalu-lalang di jalan banyak yang pake “kostum hari jumat” ya? Kostum hari jumat itu maksudku gaya casual: jeans, atasan yang bukan kemeja/blazer, trus kalo yang cowok biasanya pake polo shirt ato kemeja pendek aja trus dikeluarin. Yah pokoknya kalo hari jumat itu auranya berasa sedikit beda deh, namanya juga mau weekend ya gini ini lah rasanya kalo orang yang masih jadi mesin ATM nya orang lain […]
pindah2 kerjaan?
Hehehee..Gw Banget?! For a better Life*, nis.
(*bahasa iKLan bgt :D)
btw, nice opinion?! why u should move a job or not?! keep bLogging
@anne ahira student
u’re welcome
@yudi
beruntunglah yang udah bisa jadi “pengangguran” kaya
@p3durungan
selamat menikmati kantor baru
@read1
gapapa pindah2 asal sesuai selera hehehe
thanks all for coming…