Anda ingin punya website yang mudah di-update? Saya sarankan Anda untuk membuat website dengan format file PHP, daripada HTML. Tenang2, bagi yang baru belajar, jangan khawatir, gak ada yang aneh2 kok. Cuma ada sedikit perbedaan aja di awal, dan save file nya dalam bentuk *.php. Proses lainnya sama persis seperti kalau kita membuat website dengan html biasa.
Sebagai pemanasan, untuk yang belum menginstall PHP di komputer, mungkin ada baiknya membaca terlebih dahulu panduan awal membuat website dengan PHP
Ok, saya asumsikan, PHP di komputer Anda sudah jalan dan Anda sudah bisa dan mengerti tentang dasar-dasar HTML.
Pertama, kita buat dulu ‘denah’ website kita. Kita tentukan layoutnya seperti apa dan ada bagian apa saja, misal: header, footer, menu, kolom1, kolom2, related article, content, dll.
Sekarang kita tentukan, bagian2 mana saja yang nantinya akan selalu ada dan sama pada setiap halaman web. Kita ambil contoh, misal bagian2 yg selalu sama adalah header, footer, menu, kolom1, dan kolom2.
Setelah itu, kita buat 1 halaman website yang juga berguna sebagai template untuk halaman2 lainnya. Usahakan di tahap ini, design website kita sudah benar2 matang dan pasti, termasuk css style seperti font, background, dll. Tentukan semua disini.
Ok, sekarang saya anggap urusan design sudah beres ya
Next step… kita buat header dll tadi masing2 menjadi 1 file yang terpisah. Jadi, nanti kita akan punya file sbb:
- index.php
- header.php
- footer.php
- menu.php
- kolom1.php
- kolom2.php
Nah, sekarang, semua file yang dibutuhkan sudah jadi, kita kembali ke file index.php. Masukkan script php berikut di bagian yang sesuai untuk masing2 file di atas tadi:
<? include “<nama_file>” ; ?>
Contoh: <? include “header.php” ; ?> (untuk bagian header)
Jika sudah semua, kita coba jalankan website kita. Kalau semua sudah tampak seperti yang kita inginkan, berarti kita berhasil berhasil berhasil!! yey yey!!!
Sekarang kita bisa membuat halaman2 lainnya dengan save as file index.php tersebut menjadi file lain, misal artikel1.php, dsb. Disini kita hanya perlu mengganti kontennya saja, dan yang pasti meta tags juga untuk keperluan SEO
Dengan model website seperti ini, jika suatu saat nanti ada perubahan di salah satu bagian tersebut, misalnya perubahan format header, ato update menu misalnya, kita hanya perlu mengupdate satu file saja, dan semuanya akan terupdate secara otomatis. Bayangkan jika kita menggunakan file dengan format HTML biasa, kita harus mengupdate secara manual satu-persatu di setiap halaman. Tidak praktis dan makan waktu kan?
Oke, selamat mencoba, dan semoga berguna




